Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Tuhan Meloloskanku Tahun 2019

Aku berjalan melewati garis putus tiada henti, pedih. Kakiku terinjak batuan tajam dan sesekali meledak terinjak ranjau. Anehnya, kaki ini terus tumbuh dan menjadi utuh. Aku berhenti pada garis waktu,   lupa mengingat perihal tahun dan berapa lama hari yang telah terlewati. Bisakah aku menunggu sedikit lebih lama untuk hari itu?

PEREMPUAN : KETIADAAN PELACUR

Banyak laki-laki yang menjual kekuatan otot lengan dengan  kuli dan tukang becak. Lalu, ada wanita yang menjajakan ketangkasan otot selangkangannya. Tujuan sama, memenuhi kebutuhan. Entah itu kebutuhan secara ekonomi atau kebutuhan kepuasan psikologis. Ramai diperbincangan di segala sosial media tentang artis yang menjadi pelacur. Semua orang mengutuk, mencaci maki, tak jarang menggunakan umpatan kasar.  Aku tertawa. Aku bukan bagian dari pengumpat, pun bukan orang yang mendukung kegiatan prostitusi. Tapi aku berusaha memanusiakan manusia dan berusaha menjadi dewa-sa. Aku belum menikah. Dan belum merasakan kenikmatan selangkangan. Dan tidak berencana berusaha menikmati itu dalam waktu dekat.  Tapi, aku ingin merenung sebagai seorang perempuan. Bukan wanita. Karena perempuan adalah seorang manusia yang di anugerahi vagina dan hidup dalam bimbingan orang-orang di sekitarnya. Sedangkan Wanita diidentifikasi sebagai seorang yang mandiri, bebas berekspresi...

MAKNA TERSEMBUNYI DI BALIK PEPATAH "IKAN SEJEREK, BERE SECUPAK"

Hai sahabat  ado semua :) Beberapa hari yang lalu,  saya mendapat kesempatan untuk membantu kak Firman Hidayat yang merupakan Duta Pendidikan Anti Korupsi Delegasi Bengkulu dalam membuat video pendek mengenai rencana social project yang akan dilakukan.  Saya sangat tertarik dengan tema yang belau angkat,  yakni kearifan lokal Bengkulu. Selama ini bila mendengar kata Ikan Sejerek Bere Secupak yang terlintas adalah sifat malas karena tidak ingin bekerja lebih giat untuk mencari rezeki.  Ternyata saya salah dalam memaknai pepatah tersebut. Karena sudah tau salah dan penasaran dengan pepatah ini, maka ada baiknya kita sama-sama belajar. Hihiihi "Ikan Sejerek Bere Secupak yang artinya ikan satu ikat,  beras satu liter.  Merupakan pepatah asli dari Kota Bengkulu, khususnya suku Melayu yang mendominasi masyarakat di Kota Bengkulu.  Pepatah "Ikan Sejerek, Bere Secupak" sering digunakan oleh masyarakat Kota Bengkulu dalam obrolan sehari-hari yang ...

Selamat Hari Peduli Autis Se-Dunia 2016

Bersama Dr. Seto Mulyadi. Dalama acara seminar nasional international down syndrom di akkes sapta bakti bengkulu. Senin, 21 maret 2016. "Anak yang berbeda juga memiliki hak meraih cita-cita tanpa diskriminasi dari orang lain"  Anak berkebutuhan khusus (Heward) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Yang termasuk kedalam ABK antara lain: tunanetra , tunarungu , tunagrahita , tunadaksa , tunalaras , kesulitan belajar , gangguan prilaku , anak berbakat , anak dengan gangguan kesehatan. istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat . Karena karakteristik dan hambatan yang dimilki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka, contohnya bagi tunanetra mereka memerlukan modifikasi teks bacaan menjadi tulisan Braille dan tunarungu berkomunikasi menggunakan bahas...