Langsung ke konten utama

Sederhana Dalam Mencintai

 Bosan dalam suatu hubungan? Mungkinkah? Ya, tentu bisa. Menemui pola yang sama setiap hari dengan orang yang sama pasti membosankan. 

Apakah salah? Bagiku itu salah. Mengapa orang yang dicintai menjadi membosankan? Salah pasanganmu? Tidak. Salah dirimu yang telah melihat yang lain.

"Kamu berubah". Kalimat lawas yang menjadi andalan. Selalu tampil apa adanya, menjadi lebih manja, tidak mandiri lagi, dan selalu mencari keberadaanmu. Itu yang berubah? 

Salahku? Salah kita berdua. Kamu yang membangun diri menjadi sosok yang dibutuhkan. Dan menciptakan aku yang membutuhkanmu. 

Apa karena sudah habis rasa penasaranmu terhadap aku? Mungkin saja. Menjalin relasi yang telah lama, tanpa jeda, tanpa cela. Pasti membosankan. 

Aku selalu ingat perjuanganmu menjadi pasangan yang utuh untukku. Dan aku selalu ingin kamu menjadi milikku, seutuhnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wajib Dibaca! Struktur Tim Produksi Film Yang Lengkap!

Tulisan ini  Ado  buat secara khusus buat kamu biar nggak binggung. Maksudnya kalo kamu udah tau struktur tim produksi yang lengkap, kedepannya kamu bisa bentuk seperti ini. Apalagi kalo kamu udah niat pengen bikin film secara profesional. Yaa.. kalo nggak, setidaknya kamu sudah tau gimana struktur tim produksi yang lengkap banget. Semuanya udah pada tau kan, kalo pembuatan film pada dasarnya terdapat 3 tahap yaitu, tahap praproduksi, produksi, dan pasca produksi. Nah, dalam setiap tahap ini ada yang bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaannya, loh. Gak percaya? Bener nih gak percaya? Scroll ke bawah deh, biar percaya :D Tahapan Praproduksi : Produser bertugas mencari dana untuk produksi film. Seorang produser juga bertanggung jawab pada keseluruhan produksi. Penulis cerita bertugas menulis sinopsis yang di kembangkan menjadi skenario dan berisi komentar atau dialog. Tahapan Produksi : Sutradara bertugas menerjemahkan naskah ke dalam adegan film dan mengarahkan a...

EKSPEDISINEMA - Perjalanan Sebuah Pengabdian

Ekspedisinema adalah salah satu agenda kegiatan yang dilakukan oleh komunitas PIGURA, konsep kegiatan ini ialah memberikan ruang alternatif dalam menikmati sajian sinema, baik mengenai isu-isu terkini ataupun media hiburan alternatif. Media pemutaran kegiatan ini menggunakan Layar Tancap serta lokasi yang dipilih ialah desa desa yang memiliki hambatan baik dari segi infrastruktur maupun geografis untuk menikmati sinema secara premium. Fokus utama kegiatan ini ialah nonton Film Bareng dan diskusi baik mengenai isu yang berada di desa maupun mengenai Film Pilihan Pigura atau karya PIGURA sendiri yang diputar di desa tersebut. Siapa Pigura?  Komunitas Film Pigura dibentuk pada tahun 2012 dan telah memproduksi 22 Film Indie. Karya Film Pigura telah berhasil memenangkan beberapa Festival Film, diantaranya, Ajisaka UGM (2013), Festival Film Pendek Indie Bengkulu (2015), FISIPERSDAY Universitas Indonesia (2014), Universitas Indonesia Film Festival (2014),  Festival Film ...

Buku Untuk Terentang

Foto bersama adik-adik Madrasah Ibtidaiyah Seusai mengajar "Tangan kanan ke depan,  tangan kiri ke depan,  semua tangan ke depan.  Digoyang-goyang...  Menari poci-poci,  menari poci-poci..  Digoyang-goyang..  Kaki kanan ke depan, kaki kiri ke depan,  semua kaki ke depan. Digoyang-goyang...  Menari poci-poci,  menari poci-poci..  Digoyang-goyang."  Inilah lirik lagu yang Ado nyanyikan bersama anak-anak dan mbak Inggit dengan penuh semangat dan diiringi tawa mereka yang khas. Dengan Menggerakan jari jempol dan mengoyangkan badan. Karena terlalu semangat mereka saling menyenggol lalu membalas dengan mencubit hidung.  Bila sudah begini,  yang lain akan menghindar dan tetap melanjutkan goyangan mereka. Lalu mereka tertawa dan meminta goyangan ini di ulang kembali.  Dan dengan semangat juang,  Ado kembali bergoyang. Hehehe Selama 2 hari Ado menginap di Sekretariat KKN Universitas Bengkulu P...