Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 16haktp forumperempuanmudaprovinsi

AEDIN & NYAMAN

Ibu-ibu Desa Sidorejo & Banyumas Perempuan secara sikap harus hangat, lembut, dan mengayomi. Lalu enak dipandang. Artinya segala produk kecantikan dan produk fashion memang hadir agar perempuan “enak di pandang”. Jika seorang anak perempuan berpakaian seperti laki-laki misalnya menggunakan kaos oblong, jeans, sepatu sneaker, dan tanpa make up. Maka ia akan di pandang aneh. Lalu menjadi olokan di lingkungan sosialnya. Begitulah stigma yang tertanam jelas dalam tatanan masyarakat kita.                Namanya Aedin, seorang perempuan Tomboy yang merupakan pemeran utama Film “AEDIN”. Film yang berdurasi 7 menit dan di sutradarai oleh Zahratul Nurjannah dari rumah produksi UKM IMSI (Ikatan Mahasiswa Sinematografi) tahun 2017. Film ini bercerita tentang “Hari Kartini” yang dirayakan oleh semua perempuan kecuali dirinya. Aedin sedikit berbeda dengan tampilan perempuan lainnya. Dengan potongan rambut pendek, muka...

PERKAWINAN ANAK MELAHIRKAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN

Sekitar 75 orang anggota Forum Perempuan dan Laki-laki Muda Kabupaten Seluma dampingan Cahaya Perempuan WCC bersama Aliansi Satu Visi (ASV) menyelenggarakan Perayaan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dengan kegiatan Nonton dan Diskusi Bareng Kaum Muda di Lapangan Tertutup Futsal Talang Tinggi, Kabupaten Seluma, tepatnya di tgl 25 November 2018. Film ELINAH satu dari 16 Film Festival yang diputar serentak di beberapa kota/kabupaten di Indonesis. Film Elinah, berdurasi 19 menit yang mengajak pentonon berfikir ulang tentang akibat perkawinan di usia anak. Bercerita tentang Seorang gadis bernama Elinah yang sudah menikah dengan laki-laki dewasa. Elinah mengalami kehamilan, namun ia masih bersikap seperti anak- anak. Hal ini tergambar melalui adegan Ia memanjat pohon mangga, meninggalkan masakan yang sedang ia masak di atas kompor. Secara psikologis, ia mengalami tekanan pada masa kehamilan dan berniat untuk kabur, pulang ke kampung halaman dan menemui ibunya. Namun, hal itu...