Langsung ke konten utama

Info Kesehatan

 Assalamu'alaikum wr wb
Selamat pagi dan salam hangat untuk kita semua.. :)
Pagi ini badan sedikit enggak fit, yaa mungkin karna musim pancaroba dan sering telat makan. Badan sih sedikit meriang dan agak panas, tapi masih bisa sekolah kok.. (Horee!!!) :D
Aku pernah baca artikel yang mengatakan, kalo sakit enggak boleh banyak-banyak minum obat. Belanda yang terkenal sangat pelit dengan obat ternyata punya tujuan dan alasan kenapa para dokter disana jarang memberikan obat. Suatu penelitian pernah aku baca, anak-anak yang sering di berikan obat justru intensitas sakitnya makin sering, berbeda dengan anak yang ketika sakit tidak diberi obat. Kalo aku ke dokter, biasanya dokter sering ngambil darah buat periksa dan dikasih obat sekitar 5-6 jenis. Dan 3 bulan kemudian aku datang lagi ke dokter yang sama, dan terjadi lagi kejadian itu, hahah di cek darah lagi dan minum obat lagi :(
Berbeda dengan Belanda, setiap anak yang datang ke dokter cuma di periksa aja dan dokter bilang, kalo artinya ya gini "Jangan khawatir, ini cuma demam biasa, perbanyak istirahat nanti juga sembuh". Dan setelah mama baca artikel ini, mama semakin jarang ngasih aku obat (jujur sih, aku juga enggak suka minum obat) :D Paling kalo lagi sakit kayak gini, cuma di suruh perbanyak istirahat dan ga boleh ngelakuin aktifitas yang berat, kayak nyuci piring ga usah, nyapu rumah ga usah, nyuci pakaian juga (Hahaha.. kesempatan ni) :D Dan 1 lagi, jangan lupa untuk perbanyak minum air putih, pola makan di jaga, dan banyak-banyak makan sayur. Eh jus sayur juga enak loh.. :)
Jadi, kurangi intensitas ke dokter ya, kecuali sudah sangat darurat, kalo demam dikit sih, di rumah aja :) Boleh juga sih ke dokter, untuk sekedar periksa tapi ga usah minta obat :D Okee.. :)
Semoga bermanfaat.
Wa'alaikum salam wr wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wajib Dibaca! Struktur Tim Produksi Film Yang Lengkap!

Tulisan ini  Ado  buat secara khusus buat kamu biar nggak binggung. Maksudnya kalo kamu udah tau struktur tim produksi yang lengkap, kedepannya kamu bisa bentuk seperti ini. Apalagi kalo kamu udah niat pengen bikin film secara profesional. Yaa.. kalo nggak, setidaknya kamu sudah tau gimana struktur tim produksi yang lengkap banget. Semuanya udah pada tau kan, kalo pembuatan film pada dasarnya terdapat 3 tahap yaitu, tahap praproduksi, produksi, dan pasca produksi. Nah, dalam setiap tahap ini ada yang bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaannya, loh. Gak percaya? Bener nih gak percaya? Scroll ke bawah deh, biar percaya :D Tahapan Praproduksi : Produser bertugas mencari dana untuk produksi film. Seorang produser juga bertanggung jawab pada keseluruhan produksi. Penulis cerita bertugas menulis sinopsis yang di kembangkan menjadi skenario dan berisi komentar atau dialog. Tahapan Produksi : Sutradara bertugas menerjemahkan naskah ke dalam adegan film dan mengarahkan a...

Serba Serbi Skenario Film (3/3)

Serba serbi Skenario. BegitulahA do  menyebutnya, serba serbi yaa.. bukan serabi! Heheh.. :D Dalam penulisan skenario banyak hal yang mesti di perhatikan. Ini adalah tips dari berbagai sumber yang  Ado  rangkum dalam catatannya. Yuk ah.. dibaca.  Kreditasi Banyak yang salah mengartikan “Written by”, “Story by”, dan “Screenplay by”. Atau bahkan tidak tahu makna dari setiap kata tersebut. Ni  Ado  kasih tau teman-teman semuanya..  “Written by” berlaku bila penulis cerita dan penulis skenario adalah orang yang sama. Namun bila tidak, kredit itu akan di pecah menjadi “Story by” dan “Screenplay by”. Berapa halaman yang dibutuhkan untuk membuat sebuah film,  do ? Film-film yang beredar di bioskop rata-rata berdurasi 100 menit atau lebih. Berarti tebalnya skenario sebaiknya berkisar 100 halaman atau kurang. Patokannya adalah setiap satu halaman skenario akan menghasilkan durasi 1 menit. Binggung cari nama karekter? Uhh.. gak usah r...

PERAWAN DAN PEREMPUAN

Perempuan Muda Desa Sumber Urip dan Talang Lahat             Perawan sangat erat kaitannya dengan seorang Perempuan. Semacam adik kandung yang tidak dapat di pisahkan, kedua kata ini menyatu, dan membentuk sebuah stigma yang berkembang biak di dalam tatanan sosial masyarakat. “Masih Perawan” atau “Sudah Tidak Perawan Lagi” adalah momok menakutkan bagi seorang Perempuan. Reaksi yang diberikan oleh masyarakat pun beragam. Dari mulai perlakuan yang teramat istimewa hingga pembedaan yang memilukan hati.                 Lewat film “Perawan” yang disutradarai oleh Fitria Heni Sa’adah dan di produksi tahun 2016 oleh Komunitas Wadon Films asal Yogyakarta. Film ini sukses diputar di Balai Desa Sumber Urip Kabupaten Rejang Lebong. Film ini bercerita tentang   seorang remaja bernama Nala yang lahir dari rahim Narni yang hamil akibat perkosaan. Narni diperk...